Komponen utama untuk menggerakkan sepeda adalah kombinasi gear depan dan belakang yang dihubungkan rantai digowes dengan tenaga manusia untuk memutar roda. Berbeda dengan sepeda model lawas, yang biasanya hanya memiliki satu kombinasi kecepatan, Di sepeda modern, biasanya memiliki beberapa kombinasi kecepetan (Speed), hal ini ditandai dengan beberapa gear sprocket di belakang (6 – 9 utk MTB) dan 2-3 bilah chainring di crank depan. Sedang banyaknya gigi/tooth utk masing-masing bilah sprocket ataupun chainring juga terdiri dari beberapa kombinasi.
Piranti utama untuk memindahkan rantai dari bilah sprocket/chainring satu ke yang lain adalah derailleur, yang terdiri dari 1 unit rear derailleur belakang/ (RD) dan 1 unit Derailleur depan/Front Derrailleur (FD). Sedang alat pengontrol untuk masing-masing derailleur ini adalah keberadaan 1 set shifter yang terpasang di setang sepeda.
Sebagai peralatan yang bersifat mekanis, FD/RD harus disetel secara berkala, terlebih untuk sepeda MTB yang sering digunakan melahap medan-medan offroad, dengan berbagai kombinasinya. Bila saat kita mengalami kendala FD/RD tidak mau berada dalam posisi yang kita inginkan, walaupun indikator di shifter sudah menunjukkan angkanya, itu artinya sudah waktunya dilakukan penyetelan ulang atas RD/FD sepeda anda. Tidak perlu kabur ke bengkel sepeda untuk hal ini, cukup sediakan standar sepeda dan sebuah obeng, serta sedikit ketelatenan, kita dapat nyetel FD/RD sendiri di rumah kok.
Penyetelan Derailleur Belakang (RD)
- Pasang sepeda pada standar segitiga, ini diperlukan karena saat menyetel RD kita perlu memutar crank untuk mengetes perpindahan gear.
- Penyetelan Ketegangan kabel (Cable tension), selanjutnya kayuh pedal dan pindahkan rantai dari satu gear ke gear yang lain. Jika masih terdengar suara gemeretak dan rantai tidak berpindah ke gear yang dituju, coba untuk memutar pengatur ketegangan Kabel pada RD (Cable Tension Barrel Adjuster) atau Micro Adjuster pada shifter.
- Penyetelan Low (Low adjustment), posisikan rantai pada chainwheel terkecil dan sprocket terbesar. Setel sekrup Low adjustment sehingga jarak antara rantai dan guide plate dalam memiliki celah/jarak antara 0-0,5 mm.
- Penyetelan Top (Top Adjustment). Posisikan rantai pada chainwheel terbesar dan sprocket terkecil. Setel sekrup Top adjustment sehingga jarak antara rantai dan guide plate luar memiliki celah/jarak 0-0,5 mm.
- Intermediate Chainwheel. Posisikan rantai pada chainwheel tengah dan sprocket terbesar. Setel micro adjuster pada shifter sehingga jarak antara rantai dan guide plate dalam memiliki jarak 0-0,5 mm.
Dibutuhkan sedikit ketelatenan dan kesabaran dalam melakukan penyetelan ini, so tidak perlu ke bengkel sepeda lagi kan untuk nyetel FD/RD happy cycling
terimakasih om posting'y jelas tentu'y sngat bermanfaat bwt saya sbagai pemula...
BalasHapus:d
tq...
Iya Om....Sama2
HapusSaling Share aja
terima kasih, artikel yang sangan bermanfaat sesuai kebutuhan..
BalasHapussalam gowessssssssssssssss
sama2 om...
Hapussalam gowes juga...
Pertamax gan...joss gandhoooss...matursuwun
BalasHapusSami2 om....
Hapusmaaf jang nge-bloging lagi nih....
makasih gan, emang pas lagi butuh nih
BalasHapusSama2 gan....
Hapussalam gowes....
Bru aja dcoba,pertama ngoprek sepeda...butuh waktu satu jam tapi ahirnya berhasil.... tks
BalasHapusAlhamdulillah ya om....
Hapussalam gowes....
bisa minta no hp nya utk minta dipandu cara setting rd/fd, kalo gowesnya dibalik rante lepas tp kalo diputar ke depan normal., minta ifonya bro
BalasHapusWah....saya belum pernah ada kasus seperti itu om..
Hapusmungkin master2 yang lain mau nambahin info nya...?
Ada yang pernah patah pegangan rd ke frame sepeda gak? Sy punya patah.. apa ada di jual, kl beli komplit ama rd nya apa itu termasuk
BalasHapusWah....sampe patah gitu om...? ckckck...
HapusKalo di karawang saya merekomendasikan toko REJEKI (RJ)
silahkan di cari di sana om
trimakash info.a
BalasHapusSama2 om...
Hapussalam gowessss
Mauliate godang, abanganda ! :)
BalasHapushehehe..artinye apa ya..?
Hapussalam gowes ya om...
Top info nya A'..... emang seharian lg di pusingin ama si FD dan RD ini. Sangat sangat bermanfaat dan membantu. Thanks bro...and keep share.....
BalasHapusSama2 om....
Hapussalam gowes ya....
Om klo pas setel rd top untuk fd nya ditaruh mana ya? Kecil sedang ato yg besar, pun juga sebaiknya, mohon penjelasannya om... Tq
BalasHapusnice posting gan, lgsg sy praktekin. berhasil. sangat membantu. terimakasih
BalasHapusmohon ijin untuk dishare
BalasHapuskenapah ya gir belakang ane lolos
BalasHapusLolos gimana nih om....ga nyangkut ya pas di kayuh/ di gowes, harus di bongkar tuh om....biasanya ada mimis yg aus....silahkan bawa ke dokternya...hehehe
Hapussalam gowes ya...
Sama2 om...
BalasHapusmakasih sudah mampir
Bang,..klow di ayunan pada saat pendakian sering ayunan rantai tdak pas,. bunyinya gredetak gredetak di sproket,..padahal sudah lurus settingannya kira2 apanya yahh,..memang di bagian gir belakang pernah terbentur,..
BalasHapusMaaf om balas nih....
Hapusharus di setting lagi sepertinya om Penyetelan Ketegangan kabel (Cable tension)nya....
Boleh nanya standar servis fd sama rd kalau patah berapa???🙏🙏🙏
BalasHapusmalam oom, ikut nanya, kalau mau stel RD, sebaiknya rantai pada crank diposisi chainring yg mana? saya pakai 3 chainring...
BalasHapusmohon pencerahannya tx