Penyetelan Rem Cakram Mekanis


Beberapa hari lalu saya mengganti ban kedua roda sepeda saya. Setelah proses penggantian ban selesai, roda kembali saya pasang. Setelah roda terpasang dan sepeda saya coba, muncul suara heboh gesekan logam dari rem belakang. Wah, bingung, apa yang terjadi ya? Saya coba setel ulang roda. Suaranya masih ada meski tak seheboh sebelumnya. Saya lalu ingat bahwa rem harus disetel ulang.
Pada note ini saya ingin berbagi pengalaman saya dalam melakukan penyetelan rem cakram mekanis karena rem belakang sepeda saya adalah rem cakram mekanis. Sebelum melakukan penyetelan saya browsing mencari informasi tentang rem cakram, setelah dapat saya praktikkan. Alat yang dibutuhkan adalah dua kunci L yang berbeda ukurannya (saya nggak inget ukuran tepatnya).
Rem Cakram
Langkah-langkah selanjutnya:
  1. Mengendurkan baut pengikat "B" hingga kaliper dapat bergerak bebas ke arah samping.
  2. Menyisipkan potongan kertas karton di antara brake pad dan rotor bagian dalam, lalu kencangkan sekerup "D," sambil menjaga agar tidak terlalu kencang agar kertas karton yang disisipkan tadi tidak rusak. 
  3. Menarik tuas rem beberapa kali hingga penuh, lalu tanpa melepas tarikan pada tuas rem, mengencangkan kembali baut pengikat "B" secara bergantian. Maksudnya, tidak langsung satu baut (terdapat dua baut pengikat "B") dikencangkan sampai rapat, namun bergantian hingga diperoleh kerapatan sesuai rekomendasi buku manual.
  4. Mengatur jarak main rem dengan melakukan pengaturan pada barrel adjuster pada gambar "A." 
Sepeda lalu saya coba lagi, dan, bunyi-bunyian heboh sebelumnya tak terdengar lagi. 
Salam rem.

Perawatan Rem Sepeda



Tips Perawatan dan Perbaikan Rem Sepeda Gunung


Mengapa rem sangant peting dalam berkendara sepeda? Nah disini saya akan berbagi cerita tentang perawatan dan perbaikan rem sepeda. Rem (brake) merupakan komponen sangat penting dalam berkendara sepeda, sangat berbahaya jika sepeda yang anda gunakan tidak memiliki rem walaupun hanya satu rem belakangpun juga kurang menghendel, namun apabila Cuma rem depan saja malah berbahaya. Maka kita harus memakai rem depan dan belakang.Rem depan dan belakang sepeda yang anda gunakan itu membutuhkan perawat sehingga dapat berfungsi dengan maksimasl sehingga anda aman dalam berkendara sepeda.
Langkah-langkah mudah untuk perawatan perbaikan rem sepeda anda;
Persiapkan peralatan yang akan kita gunakan yaitu;
-          Toolset
-          Pelumas
-          Kain lap
-          Cairan pembersih(bensin/solar)
  1. Periksa kampas rem sepeda anda depan dan belakang, yang menggunakan tipe Disk brake(piringan rem) maupun tipe konvesional(V-brake).
    1. Disk brake ; cek kampas rem depan maupun belakang, pastikan ketebalan kampas masih mampu menempel pada piringan rem, jika tuas rim ditarik, sehingga masih bisa digunakan untuk bersepeda jauh.
    2. V-brake ; cek kampas rem depan maupun belakang, pastikan ketebalan kampas masih mampu menempel pada velg rem, jika tuas rim ditarik, sehingga masih mencukupi digunakan bersepeda jauh.
    3. Disk brake maupun V-brake ; pastikan kampas depan belakang bisa berkerja dengan bersaan sewaktu digunakan untuk berhenti di perjalanan maupun waktu penurunan.
  2. Apabila memiliki buku manual tentang perawatan rem, maka bisa digunakan sebagai acuan untuk melakukan perawatan terhadap rem sepeda anda. Namun apabila anda tidak memiliki buku manual tentang perawatan rem jangan khawatir, karena perawatan rem sepeda ini cukup mudah.
Pada dasarnya kedua jenis rem ini system kerjaanya hamper  sama, hanya saja berbeda pada bentuk dan letaknya.
  1. Untuk rem yang berjenis V-brake apabila kampas rem masih tebal namun tuas rem tidak berfungsi kemungkinan yang terjadi adalah pada pengaturan knob pada rem depan maupun belakang maka kita harus mengatur knob tersebut agar rem bisa digunakan dengan normal kembali. Cara mengatur pada knob;
Putar dan atur knob pengatur tarikan kabel baik depan maupun belakang, sesuaikan dengan kebutuhan anda pengguna sepeda pada saat melakukan pengereman. Tuas kanan dan kiri bisa kembali kebentuk normal apabila digunakan untuk melakukan pengeriman.
2. Untuk pengaturan knob disk brake levers anda memerlukan tools standard dan tang untuk mengencangkan knob.
  • Disk brake ini terlihat lebih sporty dibanding kan dengan V-brake, walaupun disk brake agak rumit pemasangan dan perawatannya namun apabila kita memasang ataupun memperbaikinya dengan benar pasti berhasil. Disk brake ini ada 2 macam dalam MTB sepeda gunung, yaitu ada yang menggunakan system cable rem namun ada juga yang sudah mengunakan system hidrolik.

Peringatan !
Jangan melumasi piringan rem maupun velg dengan oli, karena akan mengakibatkan sewaktu pengeriman tidak berhenti langsung namun masih berjalan walaupun berkurang kecepatannya namun membutuhkan waktu cukup lama. Sehingga sewaktu pengeriman mendadak maka tidak akan berhenti.
Apabila menggunakan kabel pastikan tuas rem ditarik, master rem dapat berkerja dengan benar. Pada saat tuas ditarik secara otomatis master rem berkerja dengan cara menekan campas rem bagian dalam sehingg kampas rem menjepit disk brake.
Jika kampas masih tebal namun rem tidak bisa bererja, kemungkinan kabel rem ada karatnya atau ada yang mengganjal sehingga apabila dilumasi bisa lancer kembali. Kabel rem bila melumasi jangan terlalu banyak, karena apabila pelumas bercampur dengan debu atau kotoran yang lain akan mengakibatkan kurang lancarnya kabel remnya. Sehingga mengakibatkan tarikan rem maupun gigik berat. Untuk menghindari hal tersebut maka kita harus merawat, cara mudah untuk merawat yaitu selalu membersihkan setelah digunakan bersepeda, setiap setelah digunakan kita juga mengecek seluruh keaadan sepeda apakah ada yang kurang pas dan nyaman waktu digunakan.
Atur knob pada tuas rem master rem, cek tuas ketika ditark kampas bisa menjepit  cakram atau veleg, jarak tuas dengan cakram maupun velg itu tidak terlalu jauh maupun terlalu dekat, sesuaikan dengan kondisi atau selera pengguna sepeda.

Untuk anda yang sudah menggunakan tipe hidrolik (minyak rem) pastikan minyak rem dalam kondisi selalu ada pada box master rem tuas (dekat handlebar) jika sisa sedikit segeralah isi dengan minyak rem standart yang banyak di jual. Pastikan Jika tuas di tarik kampas dapat menekan disc (cakram) dengan sempurna.Sama halnya untuk setingan knob model kawat maupun hidrolis.
Tips :
Jika kampas disk brake maupun V-brake anda masih terlihat bagus dan masih tebal akan tetapi apabila kita sewaktu melakukan pengeriman terdengar bunyi, maka kita lakukan perawatan dengancara; bersihkan kampas dan cakram dengan menyemprotkan WD-40 atau juga bisa dengan menggosok cakram dengan air sabun dan lap dengan besih, lakukan hingga bunyi hilang.

  1. Cara mengganti kampas rem disk brake dan V-brake yang sudah aus atau tipis
Hal yang harus dipersiapkan;
-          Siapakan kunci L (apabila menggunakan kunci L)
-          Peralatan standart lainnya.
-          Tools set
  1. Untuk melepas dan mengganti model rem V-brake cukup sederhana dan mudah, yaitu tekan kedua sisi dudukan kampas lepas kabel rem, setelah dudukan kampas rem sudah terlepas maka barulah kita lepas kampas rem bila mau diganti, melepas kampas rem dengan kunci L.
  2. Untuk mengganti kampas rem model disk brake, gunakan toolset untuk melepas roda depan dan belakang, lepaskan juga master rem sehingga anda dapat berleluasa untuk melakukan pembongkaran kampas rem, apabila masih ragu membongkarnya maka kita membutuhkan manual book untuk mempermudah anda dalam pembongkaran dan pemasangan.
  3. Untuk disc brake dengan master rem hidrolis anda perlu sedikit ketelitian di sini, pastikan ketika melepas master dari cakram jangan sampai tuas rem tertekan, karena akan membuang percuma minyak rem pada box minyak.Ikuti buku petunjuk dengan seksama untuk penggantian campas rem. Rem dengan teknologi hidrolis sudah ada yang menggunakan piston (seperti sepeda motor cakram) piston ini berfungsi menekan kampas rem.
Rawatlah selalu kebersihan kampas rem anda, cek selelu kondisi tuas, kabel dan minyak rem. Jika sepeda gunung anda habis di pakai di medan offroad dan banyak kotoran yang menempel segeralah bersihkan.
Komponen sepeda yang terawat akan memberikan kenyamanan dan keamanan ketika bersepeda.  Semoga bermanfaat bagi para pengguna sepeda.